Monthly Archives: Mei 2007

Seno yang lagi-lagi tanpa ending

Linguae

Judul : Linguae
Pengarang : Seno gumira Ajidarma
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 130 hlm
Cetakan : I, Maret 2007

“Dalam remang, entah pagi entah siang entah sore entah malam, kami terus menerus menguji daya cinta lidah kami. Selalu remang. Hanya remang. Lebih baik remang-karena cinta yang jelas ada dan terang, yakin dan pasti, bersih dan steril seperti bukan cinta lagi. Jadi memang tak bisa kulihat wajahnya dengan jelas-apakah yang masih bisa dilihat dari sebuah wajah yang terlalu dekat, begitu dekat, sehingga tak berjarak, ketika saling menguji lidah, selain ketidakjelasan dalam keremangan dengan cahaya lembut yang berusaha menembus gorden?
Mungkin itu sebabnya aku lebih sering ingat gorden daripada wajahnya, karena hanya dari balik gorden itu datang cahaya yang hanya membuat ruang menjadi temaram. ‘Tutup matamu’, katanya. Kupejamkan mataku dan kutahu ia memejamkan matanya. ‘Berikan cintamu’, katanya dan kupersembahkan cintaku dalam percakapan tanpa kata karena lidah kami menyatakan segalanya dengan lebih nyata daripada kata-kata dalam tatabahasa sempurna manapun di dunia”

Demikian petikan dari Antologi Cerpen Linguae yang bermakna lidah ini mampu membangkitkan ketertarikan saya. Kata-kata yang begitu indah ini membuat saya seolah masuk ke dalam gerbang imajinasi. Antologi Cerpen Seno ini, hanya berselang dua bulan saja sejak lahirnya Kalatidha yang terbit bulan Januari 2007 lalu. Di sini kita bisa melihat betapa produktifnya seorang Seno. Dari sekian banyak cerpen Seno, semuanya bergenre sastra. Meski saya menyukai sastra namun ternyata tidak mudah bagi saya meresapi tiap jalan cerita yang ada.

Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Short Stories

Memahami Pergeseran Peradaban dalam Dunia yang Berubah

Judul      : Benturan Antar Peradaban
Asli         : The Clash of Civilizations and The Remarking of World Order
Author          : Samuel P. Huntington
Penerjemah : M. Sadat Ismail
Penerbit       : Qalam
Tebal            : 639
Cetakan      : V, September 2002
 
Samuel P. Huntington adalah Guru Besar sekaligus Ketua Jurusan Ilmu Politik di Universitas Harvard dan Ketua Harvard Academy untuk Kajian Internasional dan Regional di Weather head Center for International Affairs. Beliau meneliti pelbagai perubahan yang menonjol menyangkut persoalan identitas nasional Amerika dan implikasi-implikasi terhadap peran Amerika di dunia internasional.
 
Buku berjudul Benturan Antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia ini merupakan karya monumentalnya yang telah dialihbahasakan ke dalam puluhan bahasa. Sebuah Tesis benturan antar peradaban ala Huntington ini  banyak mengundang kontroversi dari dunia internasional. Mengapa kontroversial ? Salah satu Pendasaran jawaban atas pertanyaan tersebut bisa ditemukan dalam buku ini ; yakni “ bahwa masa depan politik dunia di masa datang tidak lagi berupa ideologi atau ekonomi, melainkan budaya”.

Sejak adanya kontroversi itulah Huntington masuk dalam daftar intelektual dunia paling berpengaruh yang menentang arus common sense. Tulisan Huntington ini adalah tulisan yang berkarakter provokatif, tendensius, dan spekulatif yang dibungkus dalam gaya penulisan ilmiah. Sangat menarik…

Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Social Politic

Menguak Misteri Kemuliaan dalam Sholat Subuh

Misterisubuh

Judul        : Keajaiban Sholat Subuh

Penulis    : Imad Ali Abdus Sami Husain

Penerbit  : Wacana Ilmiah Press (WIP)

Cetakan  : VII Juni 2006

Tebal      : 168 hal.

Buku ini adalah salah satu pemberian sahabat baik saya yang mengirimkannya sekitar pertengahan November tahun lalu. Ada tiga buku yang dia kirim untuk saya, dua buku religi dan satu buku remaja, meskipun sahabat saya itu tau, saya bukan remaja lagi. Terima kasih sekali atas sumbangan beberapa bukunya. Pasti sangat bermanfaat untuk saya. Pasti…



Baca lebih lanjut

12 Komentar

Filed under Religi

Seno yang Mulai Membosankan

Kalatidha

Judul        : Kalatidha

Penulis     : Seno Gumira Ajidarma

Penerbit   : PT. Gramedia Pustaka Utama

Cetakan I : Januari 2007

Tebal       : 234 hlm

Ini adalah novel kesekian Seno Gumira Ajidarma yang saya baca. Saya menyukai permainan kata-nya yang indah. Seperti biasa, ciri tulisanya adalah dia membangun cerita yang dikemas dalam masa lalu dan sekarang. Kalatidha mengandung makna “zaman rusak”. Namun berbeda dengan Kalatidha, ada ketidakpuasan saya ketika selesai menutup halaman terakhir setelah membacanya. 
     
Mengalami zaman gila
hati gelap kacau pikiran
jika tidak ikut, tak kebagian
akhirnya kelaparan
sebenarnyalah kehendak Tuhan
seuntung– untungnya yang lupa
lebih untung yang ingat dan waspada (Syair Ranggawarsita 1802–1873)

Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Novel

SINTREN

Sintren

Judul buku : SINTREN
Pengarang : Dianing Widya Yudhistira
Penerbit     : Grasindo
Cetakan     : I – 2007
Tebal          : 295 hlm
 
Saya langsung tertarik ketika menemukan buku ini di tumpukan buku sastra di sebuah toko buku di kota saya. Setting novel ini adalah desa Batang–Jawa Tengah. SINTREN ; adalah pertunjukan tari yang penarinya adalah seorang wanita yang cantik.
 
Pertunjukan tari ini biasanya ramai dikunjungi masyarakat, kebanyakan kaum lelaki Tokoh utama novel ini adalah SARASWATI, seorang gadis usia belasan yang baru duduk di bangku kelas 6 SD. Dia adalah murid yang cukup cerdas di sekolahnya. Sayangnya keluarganya miskin. Ayahnya hanya seorang buruh tani dan Kemarau panjang membuat Marto (ayah Saraswati) menganggur karena sawah tidak dapat ditanami padi, maka Marto beralih profesi menjadi seorang tukang becak. Ibu Saraswati (Surti) adalah seorang yang galak dan sering memaksakan kehendak kepada Saraswati, yang bekerja menjemur ikan di Klidang. Mak Saraswati tidak setuju Saraswati sekolah, Ia ingin Saraswati membantunya bekerja menjemur ikan dan kemudian segera menikah.

Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Novel

Nagabonar Jadi 2

NAGABONAR

Judul : Nagabonar Jadi 2

Penulis : Akmal Nasery Basral

Penerbit : PT Andal Krida Nusantara (AKOER)

Tebal : 241 hal.

Novel-novel adaptasi dari skenario film belakangan kian marak di Idonesia. Entah novel yang menyusul kesuksesan filmnya atau film yang sengaja dibuat untuk mewujudkan secara gamblang imajinasi seseorang dengan menyaksikan film tersebut. Pertanyaan ini bermuara pada jawaban ; ENTAH. Sama saja dengan mencari jawaban mana yang lebih dulu, telur atau ayam?

Di Indonesia sendiri, yang minat membaca masyarakat masih tergolong rendah ini, kebanyakan orang lebih memilih menonton daripada membaca. Tapi, pada diri saya pribadi, pertanyaan yang muncul kemudian setelah menonton film Nagabonar Jadi 2 ini.



Baca lebih lanjut

7 Komentar

Filed under Novel