Semangat Hidup Seorang Lelaki Tangguh

6847-02161009122007@Ganti---Hati--Resensi

Judul: Ganti Hati
Penulis: Dahlan Iskan
Penerbit: JP Books
Cetakan: II, Nov 2007
Tebal: 328 hlm

32 tulisan berseri yang dibukukan ini sebelumnya dipublikasikan di harian Jawa Pos dan jaringan media di bawah bendera Jawa Pos News Networks (JPNN).

Buku ini mengisahkan tentang perjuangan dan semangat hidup seorang lelaki tangguh; Dahlan Iskan, dalam menghadapi rasa sakit juga penderitaannya menghadapi sirosis yang semakin mengerogoti hati.

Dahlan Iskan, dalam usianya ke-55 tahun harus menjalani berbagai operasi akibat kerusakan organ-organ di dalam tubuhnya, mulai dari menambal seluruh saluran pencernaan, memotong sepertiga limpa miliknya, sampai dengan mengganti organ terbesar yang dimiliki manusia yakni HATI.

Beliau sangat menyadari makna bertarung untuk tetap hidup dalam sakit yang terbilang tidak sederhana ini. Ajaran Sangkan Paraning Dumadi; dari mana dan akan ke mana dan semua kejadian membuat beliau yakin seyakin-yakinnya akan keberhasilan operasinya. Penyebab  lain yang membuatnya yakin akan keputusan besar untuk segera melakukan transplantasi hati ini adalah banyaknya anggota keluarganya yang mati muda. Ibu yang meninggal di usia 42 tahun, kakak yang digelari Nurcholis Madjid di Jawa Timur, Paman dan Pakde, kesemuanya meningal karena muntah darah juga dengan penyakit yang berawal dari persoalan liver.

Beliau memiliki latar belakang sejarah yang tidak gemilang. Sejak kecil beliau sudah belajar untuk tahan menghadapi penderitaan, bukan saja oleh kemiskinan namun juga oleh kerasnya sikap orang tua, terutama bapak dalam mendidiknya. Rasa sakit dan menderita yang menderanya di masa lalu membuat beliau tidak ingin merasakan sakit, penat, dan tersiksa ketika dilarang bergerak selama 24 jam pasca operasi maha besar itu.

Sudah puluhan tahun saya menderita, kata saya dalam hati. Kalau hanya akan ditambah 24 jam di dalam ICU ini, apalah beratnya.” (halaman 38)

Masa kecil yang akrab dengan kemiskinan membuat beliau tegar dan ulet, tangguh dan bersahaja meski kini hidup serba berkecukupan.

Di dalam buku setebal  328 halaman ini, beliau bercerita dengan kalimat yang sangat sederhana, memotivasi dan memberikan pelajaran berharga. Sedikit beliau menceritakan tentang suksesnya Jawa Pos seperti sekarang ini, bukan karena grand design yang dimilikinya. Dulu ia hanya ingin Jawa Pos memiliki oplah separohnya dari Surabaya Post. Keinginan itu meningkat terus secara bertahap, sehingga menjadi seperti Group Jawa Pos sekarang. Di sini beliau mengajarkan sebuah prinsip bahwa sebaiknya semuanya mengalir bak air.

Itu menangnya orang yang tidak punya cita-cita tinggi sejak awal. Hidup lebih fleksibel. Karena tidak punya cita-cita, kalau dalam perjalanan menghadapi batu besar, ia akan membelok. Tapi kalau orang berpegang teguh pada cita-cita, bertemu batupun akan ditabrak. Iya kalau batunya yang menggelundung, lha kalau kepalanya yang pecah gimana?” (hal 45)

Ganti Hati, memuat banyak pelajaran yang dapat dipetik pembaca. Bukan saja pengalaman penulisnya, namun  nilai kesederhanaan, kerja keras, keteladanan, juga pandangan hidup. Tak heran kalau buku ini laris manis bak kacang goreng. Sehingga  buku ini harus dicetak ulang dalam waktu yang relatif singkat. Semoga sehat selalu  Pak…tak habis habis kekaguman saya padamu. Saya masih menungu kisah bapak yang lain dalam bentuk otobiorafi, saya menunggunya, Pak…  (Nai)

Iklan

18 Komentar

Filed under Biografi

18 responses to “Semangat Hidup Seorang Lelaki Tangguh

  1. max

    Si boss ini emang inspirator banget jah… Tulisan bersambungnya di koran emang renyah untuk dibaca…

  2. Nah kalau ini saya dah baca begitu terbit … Tuturnya bagus, tidak memeban.

  3. yg ini aq belum liat dan blm baca…coba tempat cewekku ahh kali dia udah beli :p

  4. hmmm…. aku sempet beberapa kali baca tulisannya yang bersambung di koran jawapos.

    darisana, sepertinya aku ga begitu tertarik. kecuali kalo dapet gratis, ato dibayar untuk membuat reviewnya. hahaha…

  5. @Damax: banyak hikmah dalam tuturnya da

    @EWA: Betul pak, saya sampai berkali kali baca

    @Ekowanz: heheh mau pinjem yah Ko?

    @Tyke: semua juga mau atuh neng

  6. ya ya saya sempat baca perjalanan transplasi hati di Cina…manusia memang terus berikhtiar untuk semua hal …

  7. kayaknya keren deh the book..inspiring banget ya mbak?haru beli nih..

  8. Ping-balik: Latah Berpuisi « SANTRI BUNTET

  9. Ampuun orang ini saya kenal diKbayoran di Graha Pena. Beliau dari tulisan2nya di koranpun saya bisa melihat begitu akrab dengan kata2….

    Buku ini pernah saya baca resensinya tapi tak sperti di sini.. semakin menjelaskan…

    *sekalian nengok pingback* sekalian kenalan 🙂

  10. Semoga ini bisa senentiasa menjadi referensi pendorong semangat kita2 yang masih beruntung situasi kesehatan-nya. Banyak kita lupa bahwa sehat itu pangkal kaya 🙂

  11. Seneng udh bisa mampir kesini lagi.. happy weekend!

  12. “Tak heran kalau buku ini laris manis bak kacang goreng”

    padahal tidak semua kacang goreng laris manis yaa ….

  13. Q jg pernah melintas tulisanya di jawa pos waktu tu Q blom tertarik sama buku ini ya…pikirku mungkin hanya cerita operasi saja …..”Ganti Hati”….eh klo ternyata isinya kayak gini wah….sudah gk tahan ni ingin membacanya……

  14. emang semua orang tidak senasib dengan DHI ini, mungkin yang kuasa masih memberi kesempatan untuk membantu orang disebelahnya, saya mengenal DHI ini orangnya sangat tegas, disiplin. kalau mengenai otak-NYa Beliau kan semua orang bisa belajar. dan nasibnya itu selalu mujur dengan upaya dan kerja kerasnya yang membuat dia dijuluki raja media di JAWA TIMUR.

    semoga pak DHI sehat selalu,bisa membuat karya yang bagus-bagus. aku suka tulisannya yang enak dibaca dan mudah dipahami.

    semoga Alloh swt memberi kesehatan dan amalan diterima-NYA

  15. boleh pinjem bukunya gag mbak nov???

  16. Ping-balik: Blog ParcelBuku.Com » Blog Archive » Semangat Hidup Seorang Lelaki Tangguh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s