Karna, Sebuah Kesetiaan

Cover20karna1

Judul Buku : Karna, Ksitria di Jalan Panah (Kumpulan Puisi)

Penulis : Urip Hardiman Kambali

Penerbit : PT. Citra Nusantara Prima

Cetakan : I, November 2007

Tebal : XVII + 62 hlm

Keterangan : Pemberian Urip Hardiman Kambali

Karna, adalah buku kedua Urip, setelah debutnya yang pertama; Meditasi Sepanjang Zaman di Borobudur (2005). Tak tanggung-tanggung, kumpulan puisi yang dibidani dan dengan modal yang dicarinya sendiri itu, mendapat penghargaan 5 besar Khatulistiwa Literary Award 2006. Sebuah kerja keras yang mebuahkan hasil kan?

Urip, lahir di Jakarta 15 Juli, 42 tahun yang lalu ini menyajikan puisi dengan bahasa dan gaya tutur yang nikmat, lugas, to the point, bahkan serupa prosa. Tidak ditemui metafora yang menyamarkan maksud dasar puisi tersebut. Pembaca diantar pada sebuah perjalanan hidup ”Karna”, tokoh utama dalam buku kumpulan puisi ini.

Tidak seperti penyair lain, Urip mengangkat satu tema khusus dalam puisi-puisinya yang terangkum dalam buku ini. Dia yang terpesona pada sosok Karna, mencoba mengisahkan kembali kisah Karna, seorang putra Batara Surya dengan Kunti, ibu Pandawa.

Membaca 23 puisi-puisi Urip, pembaca seolah menyaksikan pertunjukan dalam lakon Mahabarata yang merupakan karyacita Begawan Wyasa di India.

Dalam puisinya yang berjudul Kunti Membuang Karna, Urip bercerita tentang Karna ; bayi yang tidak dikehendaki.

1/

Karena tidak ingin menanggung malu dan kutukan

Memiliki bayi sebelum menikah

Kunti memutuskan untuk memuang bayinya

2/

Ia berjalan di dalam gelap

Menuju tepian sungai

Diletakkannya si bayi

Ke dalam sebuah kendanga

Dst..dst….(hlm 8)

Bagi pembaca yang menyukai cerita pewayangan, buku kumpulan puisi ini akan memberikan nutrisi bagi ketidaktahuan pembaca pada kisah Mahabarata. Adalah fakta bahwa Mahabarata dan Ramayana merupakan kisah yang diketahui masyarakat secara luas. Namun hanya kisah pandawa dan sebagian kecil kisah lain saja yang diangkat. Kisah Karna, buah hubungan gaib Betara Surya dan Kunti, baru saya ketahui dari buku setebal 62 halaman ini.

Urip dalam bukunya seakan menegaskan kepada pembaca bahwa puisi tidak sekedar mengumbar metafora dan mengetengahkan diksi yang njlimet. Puisi Urip, Unik namun penuh nilai, juga bermuatan sejarah. Sukses terus ya Pak !!! (Nai)

Iklan

1 Komentar

Filed under Poems

One response to “Karna, Sebuah Kesetiaan

  1. Ping-balik: Blog ParcelBuku.Com » Blog Archive » Karna, Sebuah Kesetiaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s