Category Archives: Short Stories

Membangunkan Kenangan Masa Remaja

hummingbird.jpg

Judul : Burung Kolibri Merah Dadu (Kumpulan Cerpen)

Pengarang : Kurnia Effendi

Penerbit : Bentang Pustaka

Cetakan : I, Februari 2007

Tebal : xi + 260 hlm

Pernahkah terlintas dalam pikiranmu,
tentang seseorang yang h
adir di beranda?
Dialah yang menangkap setiap
perasaan bimbang dan cemasmu.
Pernahkah engkau benar-benar merasa takjub,
ketika ia mengatakan: “Burung kolibri merah dadu itu
kuterbangkan dari hatiku, hanya untuk
mu. Sungguh.”
Lalu kaucuri sepasang bintang dari tatapannya
yang amat cemerlang. Pernahkah?

Bagi saya yang selalu membaca tulisan baik endorsmen, maupun sinopsis pada sampul belakang sebelum membelinya adalah penting, dan petikan puisi di atas mampu menghipnotis saya untuk memindahkan buku yang terpajang di rak sebuah toko buku ternama di kota ini ke dalam tas punggung saya. Eits bukannya mencuri, buku Kumpulan Cerpen karya Kurnia Effendi yang akrab dipanggil KEF ini saya comot dari raknya, sayapun bergegas ke kassa, membayar, dan memilih duduk di pojokan foodcourt, sembari menunggui Alif memilih mainan bersama Babe.

Puisi di atas tadi samar samar masih saya ingat. Dulu puisi itu saya temukan pada sebuah majalah remaja “Anita Cemerlang”, saat itu saya masih es-em-pe, masih bau kecut. Dan gues what? Saya terlonjak gembira mendapatkan buku ini. Buku kumpulan cerita pendek dari seorang penulis yang karyanya kerap menghiasi halaman majalah remaja bersama penulis penulis lain : Tina K, Djamini Faisal, Sanie B. Kuncoro, Arya Gunawan, dll. Sungguh insting keremajaan saya bangkit kembali. Naluri mencintai (holoh) saya tergelitik…saya sempurna bernostalgia dalam kalimat yang tersemat dalam buku ini. Membaca buku ini seolah mengajak saya kembali ke masa remaja saya yang indah. Baca lebih lanjut

Iklan

4 Komentar

Filed under Short Stories

Marhalim Mencipta Rindu

amuk tun teja

Judul             :  Amuk Tun Teja : Kumpulan Cerpen

Pengarang     : Marhalim ZainiPenerbit : Pustaka Pujangga

Cetakan          : I, Juli 2007

Tebal             : xx + 120 hlm 

Mengenal sosok Marhalim Zaini lebih dekat, membuat tak henti bibir berdecak kagum. Seorang sastrawan Riau masa kini yang pernah menerbitkan Antologi Puisi Segantang Bintang, Sepasang Bulan (Pekanbaru: Yayasan Pusaka Riau, 2003) dan Langgam Negeri Puisi (Dewan Kesenian Bengkalis, 2004), Kumpulan Naskah Drama; Di Bawah Payung Tragedi (2003), Kumpulan Esai; Tubuh Teater (2004) dan dua Novel: Getah Bunga Rimba (2005) dan Hikayat Kampung Mati yang pernah dimuat bersambung di Harian Riau Pos dan diterbitkan oleh Penerbit Adicita Yogyakarta. Kali ini ia menghadirkan suasana suram dalam Kumpulan Cerpennya dengan judul Amuk Tun Teja.

Amuk Tun Teja yang diangkat penulis menjadi judul buku Kumpulan Cerpennya ini diambil dari Cerpennya pada halaman 93, yang mengisahkan seorang nenek renta yang datang tiba tiba ke sebuah perkantoran tempat tokoh Aku bekerja. Nenek renta ini menyeracau…gila rupanya. Baca lebih lanjut

10 Komentar

Filed under Short Stories

Djenar dalam Cerita Cinta Pendek

Judul : Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek
Pengarang : Djenar Maesa Ayu
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : II, Januari 2006
Tebal : vii + 117 hlm

14 Januari 1973, ibu dari Banyu Bening dan Btari Maharani ini dilahirkan. Dalam usianya yang terbilang muda, ia telah melahirkan dua buku Kumpulan Cerita Pendek yang berjudul : Mereka Bilang Saya Monyet yang terbit pada Januari 2004, dan Jangan Main-Main dengan Kelaminmu , serta sebuah novel yang meraih penghargaan lima besar Khatulistiwa Literary Award pada tahun 2005 yang berjudull Nayla.

Buku ini adalah karya keempatnya. Namun berbeda dengan beberapa karya sebelumnya yang sempat menuai kritik dari berbagai kalangan, kini Djenar mencoba mengusung tema cinta dari berbagai arah. Sejumlah cerpen tentang kisah percintaan antar-manusia, termasuk dengan sesama jenis, menjadi bumbu tulisannya kali ini. Salah satu isu yang diangkat dalam karyanya ini adalah sebuah cerita percintaan kaum homoseksual.

Di dalam Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek ini Djenar mengangkat kisah-kisah tentang pengkhianatan, perselingkuhan, pelecehan seksual, penganiayaan, serta disorientasi seksual. Uniknya…buku ini juga dilengkapi dengan sejumlah sketsa yang merupakan buah karyanya. Sketsa-sketsa tersebut ikut menggambarkan kegelisahan yang ingin diwakilkannya dalam 13 cerpen di dalam buku ini.

Baca lebih lanjut

6 Komentar

Filed under Short Stories

Tak Ada Kelamin Disini ???

 

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Judul: Kota Tanpa Kelamin
Pengarang: Lan Fang
Penerbit: Mediakita, Jakarta
Cetakan: I, 2007
Ukuran: 13 x 19 cm, x + 148 halaman

“Kota Tanpa Kelamin”, begitu Lan Fang menjuduli buku Kumpulan Cerita Pendek bersampul ungu ini. Muncul pertanyaan ketika saya menimbang-nimbang buku ini, sebelum akhirnya menyobek dengan paksa segel sesaat setelah saya membayarnya di kasir sebuah toko buku ternama di kota saya. “Ada apa dengan kota itu? kota tanpa kelamin itu ?”. Masih, pertanyaan sama menggelitik rasa ingin tahu saya akan isi buku yang hanya berukuran kecil dan tipis ini. Ternyata yang dijadikan judul buku kumpulan cerpen ini adalah “Kota Kelamin Itu Kosong” tapi kenapa jadi berubah menjadi menjadi “Kota Tanpa Kelamin” ya ???.

Buku ini hanya setebal 148 halaman saja, Biasanya buku dengan jumlah halaman yang tidak terlalu banyak seperti ini saya habiskan dalam sekali duduk saja. Sebagai teman minum kopi sepulang kerja, atau sebagai pengantar tidur di malam harinya. Ternyata saya salah…!!! Kumpulan Cerita karya Lan Fang yang mengetengahkan 12 cerita andalannya ini tidak lantas tuntas saya baca dalam waktu singkat. Saya tenggelam dalam katanya. Meski ringan namun menyeret saya jauh dalam pengembaraan imajinasi. Indah…itu saja !!

Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Short Stories

Sebuah Tragedi Berbalut Keindahan

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Judul : Yang Liu
Penulis : Lan Fang
Penerbit : Bentang
Cetakan : I, Desember 2006
Tebal : viii + 182 hlm

Siapa yang tak kenal dengan Lan Fang? Penulis produktif yang dilahirkan di Banjarmasin, 37 tahun yang lalu ini.

Ketertarikan Lan Fang dalam menulis dan membaca sejak ia masih di sekolah dasar. Perempuan pemuja mandi ini telah menghasilkan banyak karya dalam waktu singkat, diantaranya : “Reinkarnasi” (2003), “Pai Yin” (2004), “Kembang Gunung Purei” (2005), “Laki-laki yang Salah” (2006), “Perempuan Kembang Jepun” (Gramedia,2006), “Yang Liu” (2006), serta “Kota Tanpa Kelamin” (2007).

Yang Liu adalah …

Obsesi!
Obsesi yang terwujud!

Baca lebih lanjut

4 Komentar

Filed under Short Stories

Seno yang lagi-lagi tanpa ending

Linguae

Judul : Linguae
Pengarang : Seno gumira Ajidarma
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 130 hlm
Cetakan : I, Maret 2007

“Dalam remang, entah pagi entah siang entah sore entah malam, kami terus menerus menguji daya cinta lidah kami. Selalu remang. Hanya remang. Lebih baik remang-karena cinta yang jelas ada dan terang, yakin dan pasti, bersih dan steril seperti bukan cinta lagi. Jadi memang tak bisa kulihat wajahnya dengan jelas-apakah yang masih bisa dilihat dari sebuah wajah yang terlalu dekat, begitu dekat, sehingga tak berjarak, ketika saling menguji lidah, selain ketidakjelasan dalam keremangan dengan cahaya lembut yang berusaha menembus gorden?
Mungkin itu sebabnya aku lebih sering ingat gorden daripada wajahnya, karena hanya dari balik gorden itu datang cahaya yang hanya membuat ruang menjadi temaram. ‘Tutup matamu’, katanya. Kupejamkan mataku dan kutahu ia memejamkan matanya. ‘Berikan cintamu’, katanya dan kupersembahkan cintaku dalam percakapan tanpa kata karena lidah kami menyatakan segalanya dengan lebih nyata daripada kata-kata dalam tatabahasa sempurna manapun di dunia”

Demikian petikan dari Antologi Cerpen Linguae yang bermakna lidah ini mampu membangkitkan ketertarikan saya. Kata-kata yang begitu indah ini membuat saya seolah masuk ke dalam gerbang imajinasi. Antologi Cerpen Seno ini, hanya berselang dua bulan saja sejak lahirnya Kalatidha yang terbit bulan Januari 2007 lalu. Di sini kita bisa melihat betapa produktifnya seorang Seno. Dari sekian banyak cerpen Seno, semuanya bergenre sastra. Meski saya menyukai sastra namun ternyata tidak mudah bagi saya meresapi tiap jalan cerita yang ada.

Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Short Stories